|
| Siang Ini, Diupayakan Proses Pengeringan Genangan | ||||||||||||||||||
| sumber: suarasurabaya.net | ||||||||||||||||||
Pantauan suarasurabaya.net pagi ini, lubang galian itu berdiameter 10 x 10 meter dan di dalamnya terdapat genangan air sedalam 7 meter. Sebuah excavator dan 3 pompa penyedot air sudah disiapkan untuk proses perbaikan pipa yang bocor ini. Di titik tersebut ada 2 pipa ukuran 1000 mm dari Instalasi Karangpilang 2 dan pipa diameter 1400 mm dari Karangpilang 3. Pipa yang bocor adalah dari jaringan Karangpilang 3. KASDI pekerja proyek perbaikan pipa ini mengatakan kemarin pekerjaan sempat terganggu banjir. Sungai di sebelah galian itu sempat meluap dan membanjiri galian. Kondisi diperparah dengan masih mengucurnya air di pipa yang bocor itu. "Pipa yang bocor itu sebenarnya sudah ketemu, tapi belum bisa dijangkau karena tergenang air sampai sedalam 5 meter," kata KASDI. SUNARNO Humas PDAM Surabaya mengatakan siang ini pihaknya akan mulai melakukan penyedotan genangan. Airnya dibuang ke sungai sebelah galian. "Kalau sudah ketemu, akan kita analisis kebocorannya. Mudah-mudahan kebocoran bisa ditangani tanpa harus mematikan pasokan air dari Karangpilang 2" kata dia. Penghentian pasokan air ini dilakukan agar proses perbaikan pipa yang bocor bisa berlangsung efektif. "Agak sulit kalau tidak dimatikan karena tekanan di pipa ini sangat besar, sampai 40 bar," kata dia. Pipa ini merupakan jaringan yang dibuat tahun 1991 dan melayani pasokan air bersih untuk 50 ribu pelanggan, utamanya di Surabaya Utara, Barat, dan Selatan. Menanggapi keluhan beberapa pelanggan PDAM yang airnya mati pagi ini SUNARNO menjelaskan itu merupakan dampak sisa terganggunya pasokan PDAM Karangpilang 3 pada Selasa (27/04) lalu akibat pemadaman listrik bergilir. Dia berharap secepatnya pasokan air untuk sejumlah daerah bisa kembali normal hari ini meskipun malam nanti kemungkinan akan terganggu kembali.(*) |
|
|||||||||||||||||