|
| Pemasangan Pipa Primer Karang Pilang III | ||||||||||||||||||
Saat ini jumlah pelanggan PDAM Kota Surabaya ± 397.504 SR (Sambungan Rumah) dengan cakupan pelayanan ± 71 %, dan kapasitas terproduksi saat ini ± 8.400 liter / detik dengan sumber air baku 96% dari Kali Surabaya dan 4 % dari air sumber (spring water). PDAM Kota Surabaya sedang membangun IPAM baru yaitu IPAM Karangpilang III dengan kapasitas produksi sebesar 2.000 liter / detik. untuk menambah pelanggan baru kurang lebih 120.000 sambungan rumah (SR). untuk memperlancar pendistribusian air dari IPAM Karangpilang III maka akan dipasang jaringan pipa primer berdiameter 900 mm untuk transmisi air bersih sebesar 800 liter/detik menuju rumah pompa putat gede, yang berlokasi di jalan inspeksi PDAM (jalan tembus Balaslumprik – Wiyung). Dengan biaya pemasangan sebesar +110 milyard dengan sumber dana proyek dari dana PDAM sendiri. Dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk warga kota Surabaya, PDAM Kota Surabaya selalu berbenah dan meningkatkan inovasi pelayanan, salah satunya adalah membangun Kran Air Siap Minum (KASM). KRAN AIR SIAP MINUM (KASM) Saat ini,PDAM Salah satu tujuan dibangunnya KASM ini didasari niat baik, agar masyarakat bisa menikmati air bersih siap minum. Sebab, hingga kini masih terdapat masyarakat yang belum dapat mengonsumsi air bersih. Proses di KASM dilakukan melalui teknologi karbon aktif padat dan lampu Ultraviolet (UV), dilengkapi dengan micro filter 5 micron sebagai prefilter untuk menyaring partikulat. Melalui teknologi ini air bisa langsung dikonsumsi masyarakat tanpa harus dimasak dulu. Pelaksanaan teknisnya ,Pemerintah Kota berfungsi sebagai fasilitator (menyediakan lokasi/lahan ). PDAM Kota Surabaya berkewajiban untuk menyediakan air hasil olahannya, selanjutnya PDAM Kota Surabaya menggandeng pihak ketiga dalam hal penyediaan alat drinking machine berteknologi smart chip untuk mengontrol masa pakai karbon aktif dan lampu Ultraviolet sehingga setiap saat menjamin kualitas air yang diolah.
Pengawasan operasionalisasi untuk menjaga keberadaan KASM adalah Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkot Surabaya dan juga tergantung pada perilaku konsumen/ masyarakat itu sendiri. |
|
|||||||||||||||||