¿SURABAYA – Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada Kota Surabaya mengambil langkah proaktif untuk mengamankan jaringan pipa dan memastikan distribusi air bersih tetap terkendali di tengah berlangsungnya proyek pemasangan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) atau plengsengan sungai di kawasan Jalan Raya Prapen.
¿Sinergi ini dilakukan guna mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur kota sekaligus menjaga komitmen pelayanan kepada pelanggan. Pekerjaan teknis di lapangan pada 7 Agustus 2026 mengharuskan adanya pemotongan sementara pada pipa besi berdiameter 200mm milik PAM Surya Sembada yang berada di jalur pemasangan beton konkrit.
¿Dalam pelaksanaan proyek pemasangan CCSP sepanjang +/- 500 meter di Raya Prapen, PAM Surya Sembada telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi dan antisipasi teknis guna meminimalkan dampak gangguan ke pelanggan:
* ¿Pemetaan Pipa melalui Test Hole: PAM Surya Sembada berkoordinasi secara aktif dengan pihak kontraktor untuk melakukan test hole guna mendeteksi posisi pasti pipa bawah tanah agar terhindar dari kerusakan akibat alat berat.
* ¿Penyesuaian Jembatan Pipa berdiameter 200 mm: Saat dihadapkan pada kendala teknis berupa jembatan pipa berada di jalur beton konkrit, tim teknis dengan sigap mematikan aliran dari pipa berdiameter 200 mm. Pemotongan pipa pada jembatan pipa dapat tuntas sesuai estimasi waktu 4 hingga 5 jam.
* ¿Penyiagaan Armada Truk Tangki Air: Sebagai langkah antisipatif untuk memenuhi kebutuhan vital pelanggan, armada tangki air bersih disiagakan dan siap didistribusikan ke wilayah yang mengalami gangguan.
Pengawas Zona 1 Sistem Distribusi Timur PAM Surya Sembada, David Adi Putra dan Adi Permana, menegaskan komitmen PAM Surya Sembada dalam mengawal proyek yang diperkirakan memakan waktu hingga tahun 2027 ini.
"Selama ini kami berkoordinasi aktif dengan pihak kontraktor pelaksana dari Dinas PU terkait titik-titik pipa kita. Kita pun dibantu untuk dilakukan test hole, apakah di titik yang akan dipasang CCSP ini ada pipa kita atau tidak," jelas David.
¿Ke depannya, PAM Surya Sembada akan terus memantau pelaksanaan proyek plengsengan yang rencananya akan berlanjut ke sisi barat yang bersinggungan dengan jalur pipa berdiameter 400 mm.
"Sementara itu, untuk jalur pipa berdiameter 300 mm di sepanjang Jalan Prapen dipastikan aman dari dampak pemasangan CCSP karena jaraknya yang memadai serta telah melalui proses rehabilitasi di tahun 2018" terang Adi Permana.